Early Spring in DC : Kisah Perjalanan Dadakan di Washington DC

Hola World…

Sudah 2020, dan Cerita kali ini saya ingin menceritakan tentang perjalanan dadakan saya ke Washington DC pada bulan Maret 2019. Kenapa disebut dadakan?, seperti biasa pesen tiket seminggu sebelum dan tidak sempat riset sana sini dengan kondisi DC terutama di bulan Maret. Akhirnya kesampaian juga ke tempat yang dianggap sebagai markas nya Donald Trump ini.

Washington DC adalah ibukota Amerika Serikat,  orang lokal suka menyebutnya dengan DC. Sedangkan DC sendiri adalah singkatan dari Distric Columbia. Inilah kota yang mana ketika saya di Amerika, sering disalah artikan oleh beberapa kolega di Indonesia. Kenapa? karena saya kuliah di Univesity of Washington, dimana ketika orang awam Indonesia mendengar nya langsung berkata “Salam dengan Donald Trump ya” helooo… apa maksudnya juga… Mereka tidak tahu bahwa kampus saya berlokasi di West Coast sedangkan ibukota Amerika adalah di East. Tapi ya sudah lah tetap saya jelaskan pelan pelan dan akhirya mereka paham.

Washington DC adalah salah satu kota favorit saya di US

DC merupakan tempat yang menyenangkan sekali, adapun kenapa saya suka sekali di kota kecil yang bangunan nya adalah bangunan pemerintahan semua. Tidak ada pusat bisnis di sini, karena memang kawasan ini hanya dikhususkan untuk pemerintahan. Jadi hampir 85% penduduk yang tinggal di wilayah ini pekerjaan nya adalah Karyawan Pemerintah atau yang lebih kita kenal sebagai PNS. Untuk kawasan bisnis ada di negara bagian sebelahnya yaitu Maryland dan ibukota Virginia yatu Baltimore.

Jika kita berkeliling DC terutama di National Mall kita akan melihat sebuah obelisk yang sangat tinggi besar bernama Washington Monument atau National Monument. Bagi kita orang Indonesia, tentu melihat National Monument kita jadi teringat dengan Monumen Nasional Indonesia yang ada di Jakarta. Oleh sebab itu saya selalu menyebut monumen di DC ini dengan nama yang sama dengan di Jakarta yaitu Monas. Monas DC ini terletak di tengah tengah National Mall jadi kemana kita memandang selama berjalan di National Mall kita akan disuguhkan dengan pemandangan Monas DC.

Peta tempat wisata Di Washington DC

Selain Monas DC ada banyak sekali tempat menarik yang bisa dikunjungi di DC namun  karena keterbatasan waktu saya hanya sempat mengunjungi 4 tempat. Berikut adalah beberapa tempat menarik yang saya kunjungi ketika berkunjung ke DC. Museum Smithsonian, Lincoln Memorial, Thomas Jefferson Memorial, dan US Capitol. Saya sempat melewatkan beberapa tempat penting seperti White House, karena pada saat saya ke sana ada sebuah rapat kenegaraan penting, jadi hampir 2 km dari White House harus ditutup. Makanya kalau ke DC harus bener bener memperhatikan waktu dan tanggal ya karena bisa saja museum dan tempat wisata ditutup tanpa pemberitahuan . Maklum lah ini ibukota negara yang menjadi perhatian dunia, keselamatan US President dan Senat sangat diutamakan dibandingkan dengan turis.

  1. Museum Smithsonian dan National Mall

Smithsonian Institution adalah salah satu yayasan yang menjadi pemersatu dari seluruh museum yang ada di Amerika Serikat. Jadi mereka ini lah pengurus dari kurang lebih 17 museum, 35 pusat penelitian dari berbagai ilmu, dan hampir seluruh kebun binatang di Amerika Serikat. Luar biasa bukan perhatian masyarakat Amerika akan ilmu pengetahuan sehingga mereka mempunyai sebuah institusi yang maha keren untuk bertanggung jawab mengelola pengetahuan kerena sih menurut saya.

The Castle, disini adalah kantor lama yayasan Smithsonian

Ada mall loh di DC namanya adalah National Mall, tapi ini bukan mall ala ala shopping mall di Jakarta ya. Pada National Mall ini tempat berkumpulnya ke-17 museum Smithsonian, dari barat yaitu US Capitol sampai ke Timur ujung nya adalah Lincoln Memorial, sedangkan di tengah nya terdapat National Monument. Bisa dikatakan ini adalah mall yang isinya sejarah dan ilmu pengetahuan. Jika anda berkunjung ke DC silahkan jalan kaki saja dari ujung ke ujung dijamin tidak capek kok, kalau lagi musim panas kabarnya banyak sekali food truck di sini dengan harga yang lumayan murah, kalau pas saya ke sana di Spring ada juga beberapa food truck loh tapi tidak seramai Summer.

Natural History Museum di DC

Namun ada beberapa hal yang menyenangkan dan tak menyenangkan di sini berdasarkan pengalaman saya. Yang menyenangkan adalah semua museum di National Mall di bawah naungan Smithsonian Museum tidak dipungut biaya sedikit pun alias Gratis. Dimana lagi selain di DC bisa masuk ke museum yang gratis iyakan. Namun yang tidak menyenangkan adalah setiap masuk ke museum ada pemeriksaan ala ala bandara dan sangat ketat sekali, sehingga walaupun antrian nya tidak terlalu panjang tapi membutuhkan waktu cukup lama untuk masuk ke satu museum. Jadi bayangkan ada 17 museum kalian bisa menghabiskan waktu sepuluh hari  hanya untuk melihat semua museum itu. Satu museum saja luas nya sudah bisa mencapai luasnya British Museum di London.

Saya sempat berkunjung ke satu museum yang bernama Natural History Museum. Dan ini pun juga luas sekali museum nya. Berikut adalah nama museum yang ada di National Mall, National Museum of Natural History ( ini paling banyak pengujung nya), National Air-Space Museum, National Museum of American History, National Zoo, National Museum of African American History, American Art Museum, National Air Space Steven Udvarhazy Center, Museum of Holocaust, Smithsonian Building (The Castle), National Museum of American Indian, Hirshhorn Museum of Sculpture Garden, National Portrait Gallery, Sackler Galleries, National Postal Museum, National Museum of African Art, Anacostia Community Museum, dan gedung baru Smithsonian Institution (disini kantor pusat Smithsonian yang lebih modern dibandingkan The Castle gedung lama)

2. The Lincoln Memorial

Puas jalan jalan ke museum jangan lupa datang ke Lincoln Memorial yang masih di satu jalan ke arah timur dari National Mall. Di tempat ini yang bentuk bangunan nya mirip dengan Pantheon, adalah monumen yang dibangun untuk menghormati Abraham Lincoln presiden ke 16 Amerika Serikat.

Lincoln Memorial mirip dengan kuil Pantheon arsitekturnya
Patung Raksasa Abraham Lincoln

Kalau pernah nonton film Night At The Museum, pasti inget betapa patung besar sang Presiden yang mendadak hidup. Dan ketika di dalam beneran raksasa sekali patungnya. Saya suka sekali quotes yang ada di kuil ini. Dari tempat ini spot yang bagus kalau mau menciptakan foto bagus dengan latar belakang National Monument dan US Capitol karena kedua nya tepat di depan monumen ini.Ada kolam cantik yang bernama Reflecting Pool di sini, namun di tempat ini sangat ramai sekali dan buka 24 jam jadi bisa datang ke sini kapan saja, pagi atau malam.

Reflection Pool, dekat dengan Lincoln Memorial always full of tourist

3. US Capitol dan Library of Congress 

Setelah puas menikmati Lincoln memorial yuk ah jalan sampai ujung lagi, kita akan tiba di US Capitol Sebagai catatan ya jalan kaki di DC itu seger sekali karena polusi nya tidak terlalu sesak layaknya New York. US Capitol ini mirip gunung dan saya lebih suka bilang nya Olympus of DC Di US Capitol kami berniat untuk melihat lihat di dalam gedung kongres Amerika yang luar biasa ini. Bayangkan saja semua kebijakan Amerika baik yang memberikan kebaikan maupun tidak untuk dunia diputuskan di sini.

The US Capitol, Olympus nya DC

Pada saat masuk ke sini ternyata pintu masuk untuk pengunjung lokasi adalah 1 km dari gedung nya sempat cari cari dan tanya akhirnya dapat juga. Pintu masuk nya adalah pintu basement dari gedung ini. Kemudian lagi lagi pemeriksaan ala bandara dilakukan pada saat berada di pintu masuk. Ada tambahan di sini gak boleh namanya bawa tripod, monopod dan peralatan fotografi, hanya boleh kamera saja, akan tetapi ada beberapa tempat di dalam gedung yang mempunyai peraturan tidak boleh difoto, jadi perhatikan baik baik ya kalau tidak mau ditegur dengan keras oleh petugas di sini.

Ada free tour juga loh di US Capitol ini, caranya gampang banget tinggal daftar di Visitor Centre, biasanya setiap satu jam sekali dan ada beberapa bahasa juga yang mereka tawarkan selain Inggris, ada Spanyol, Italia, China, dan Jepang, lumayan lengkap bahasa asing nya. Sebenarnya harusnya daftar online  tapi ternyata disediakan juga antrian untuk go show, kalau tidak ramai bagus go show namun kalau go show kadang suka bisa gak kebagian tiket.

Pertama masuk ke hall yang mirip kayak bioskop dan disitu diputar kisah dokumenter perjuangan para pahlawan revolusi Amerika, sampai kisah kebijakan kebijakan populer yang dikeluarkan Kongres. Kemudian sisa tur kami diajak keliling beberapa tempat bersejarah Kongres Amerika. Namun sayangnya kami tidak diijinkan masuk ke ruang Kongres utama tempat sidang. Ada sentuhan arsitekur Eropa tapi Amerikanya lebih kental dan punya ciri khas. Ternyata Capitol Building itu bangunan tertinggi di DC. Jadi tidak boleh ada bangunan yg diperbolehkan dibangun melebihi bangunan ini kecuali Washington Monument atau Monas DC yang juga salah satu Icon DC dan Amerika

Setelah puas ikut tur, kami pun keluar dari tempat ini namun bagian underground dari US Capitol ini terhubung ke Library Congress, jadi kami tinggal jalan di sebuah terowongan yang kanan kirinya itu ada foto foto berita lawas tentang Amerika tempo dulu. Sampainya di Library of Congress kami pun langsung menuju ke Reading Hall dari Library of Congress yang keren sekali, berikut foto foto yang saya ambil di ruang baca Library of Congress.

Reading Hall Library of Congress

4. Tidal Basin and Thomas Jefferson Memorial

Tempat terakhir yang saya kunjungi selama berada di DC adalah tempat yang menurut saya sangat unik. DC sangat terkenal dengan festival Cherry Blossom nya, dan di taman bernama Tidal Basin, ada sebuah danau buatan yang dikelilingi oleh pohon Sakura, yang merupakan sumbangan dari Jepang untuk Amerika Serikat.

Tidal Basin dan tunas tunas Sakura

Namun, ketika kami ke sini pohon sakura nya masih belum mekar. Masih berbentuk tunas tunas, dan memang menurut warga lokal untuk mekarnya Cherry Blossom sangat sulit sekali diprediksi kadang awal maret sudah ada tapi paling lambat juga mekar di Awal April. Walaupun begitu suasana di tempat ini membuat hati sejuk dan tenang.

Tempat ini sejuk dan tenang, ada danau buatan di sini

Tidak jauh dari Tidal Basin ada satu memorial monumen lagi yang mirip dengan Lincoln Memorial, yaitu Thomas Jefferson Memorial. Kuil nya lebih kecil dibandingkan dengan Lincoln dan patung Thomas Jefferson juga lebih kecil, namun pemandangan National Monument di tempat ini keren juga. Saya menghabiskan waktu sore sebelum kembali ke penginapan di sini. Sambil foto foto dengan latar belakang National Monument.

Thomas Jefferson Memorial

Demikian kisah perjalanan saya ke DC ya yang menjadi atikel pembuka saya di tahun 2020 walaupun saya melakukan perjalanan ke tempat ini sudah hampir setahun yang lalu, dan berikut saya rangkum tips-tips untuk perjalanan ke DC :

  • Jam operasional setiap museum, dan tempat wisata sering berubah ubah, bahkan bisa saja tutup tanpa pemberitahuan jadi sebaiknya pada saat ke DC bikin plan A dan B ya, karena setiap ada kegiatan pemerintah federal Amerika maka manajemen tempat wisata pasti akan menutup tempat apalagi akalau kegiatan nya dilakukan oleh orang orang penting di US
  • Dilarang membawa alat alat fotografi, seperti monopod, tripod, ketika berkunjung ke museum apalagi ke US Capitol, atau mau foto dekat White House
  • Kalau kalian tinggal di Maryland, kalian bisa ke DC naik DC Circulator yaitu metro nya DC, oh iya saya suka sekali dengan desain stasiun metro di DC bersih sekali loh. Tiket isi ulang ada di setiap stasiun
  • Berikut beberapa rekomendasi kapan waktu yang tepat ke DC, Akhir Maret atau April untuk Cherry Blossom Festival, Mei banyak festival budaya, Memorial Day (25 Mei) semacam hari pahlawan Amerika banyak diskon di DC dan ada pawai sore hari yang terkenal sekali, Tgl 4 Juli hari kemerdekaan Amerika kabarnya DC adalah tempat paling meriah merayakan Fourth of July di seluruh Amerika, dan terakhir adalah di Bulan September khususnya pas Labor Day 7 September ada festival buku nasional.

Tapi jika ada kesempatan ke Amerika lagi saya ingin sekali kembali ke DC terutama ke White House. kemudian ke Georgetown dan mungkin bisa keliling wilayah Virginia dan Baltimore hope someday I’ll be back to DC Amin. Terima kasih sudah membaca artikel ini, apabila ada pertanyaan lebih lanjut atau komentar silahkan isi di kolom komentar.

Thank You

Ferdi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s