Tips Travelling : Simple Itinerary 5W 1H

7 comments

Perjalanan yang terencana membuat perjalanan kita menjadi nyaman dan menyenangkan. Walaupun ada beberapa orang yang let it go aja, dengan alasan perjalanan mereka akan jauh lebih menyenangkan dan bisa menemukan hal-hal yang unik di tempat tersebut yang benar-benar tidak disangka. Membuat itinerary (rencana perjalanan) memang tidak mudah, hal ini membutuhkan waktu dan komitmen. Apapun pilihan baik itu menggunakan rencana perjalanan atau tidak, ada pada anda. Tujuan dari tulisan kali ini saya ingin membagi bagaimana cara membuat rencana perjalanan berdasarkan pengalaman saya 5 tahun di dunia Travelling secara simple tanpa ribet.

Dalam membuat itinerary saya biasanya simple saja, untuk membuat rencana perjalanan yang simple saya menerapkan konsep 5W 1H ini dalam setiap rencana perjalanan saya. Apa saja singkatan dari 5W 1H ini, yaitu Who, What, Where, When, Why, and How. Mari kita bahas satu persatu apa saja komponen dalam masing-masing kata tersebut.

Who

Komponen pertama who, adalah menjelaskan dengan siapa kita akan melakukan perjalanan ini. Menurut saya ini penting apalagi jika anda berpetualang dengan banyak teman. Yang perlu diingat adalah tidak semua orang punya keinginan yang sama, karena di bagian ini kita bisa menjelaskan siapa saja rekan perjalanan kita yang mempunyai interest yang sama. Sebagai contoh, ada satu teman kita yang hobi belanja tentunya kita bisa ikut bersama dia ke pusat perbelanjaan atau pasar tradisional, lain lagi jika teman kita hobi ke museum, pastinya kita harus ke museum bersama dia dan teman kita yang hobi belanja tapi tidak suka sejarah buat apa ikut kan, mungkin dia bisa eksplor pasar tradisional lainya.

Khusus Solo Traveller, bukan berarti komponen ini tidak penting ya karena di bagian ini kita bisa eksplore sebenarnya apa yang mau kita lihat di negara atau destinasi kita itu. Misalnya, saya solo travel ke Yogyakarta, kali ini perjalanan saya adalah pengen mengeksplore seni handmade Yogyakarta maka selanjutnya kita akan buat rencana perjalanan dengan tema handmade art Yogyakarta.

 What

Komponen kedua What, adalah menjelaskan apa aktivitas yang kita lihat dalam perjalanan kita. Ini merupakan komponen paling penting, caranya simple saja tinggal kita beri nama tempat yang ingin kita kunjungi, misalnya, London: British Museum. Prague: Charles Bridge, Granada: Alhambra. Apabila anda travelling lebih dari satu kota sebaiknya buat di kolom pertama city atau nama kota, dan kolam kedua Place atau nama tempat yang ingin kita kunjungi, dan terakhir activity atau aktivitas apa yang ingin kita lakukan  jadi lebih jelas kita membaca nya.

When

Komponen ketiga yang tidak kalah pentingnya yaitu adalah When, maksudnya adalah kapan waktu yang tepat mengunjungi tempat yang sudah kita pilih di komponen kedua (what). Nah ini bukan hanya sekedar menentukan waktu seperti hari ya tapi sebaiknya juga jam berapa kita akan memasuki tempat itu, dan tentunya berapa lama berada di tempat itu. Sebagai Contoh, Candi Borobudur Yogyakarta, tiba di tempat pukul 11.00 WIB dan menghabiskan waktu 3 jam sampai dengan pukul 14.00 WIB .Jika kalian ingin mengembangkan lagi komponen ini bisa banget. Caranya adalah coba riset lebih dalam misalnya kapan jam waktu buka tutup dari tempat ini, menurut saya ini penting khususnya untuk museum ya karena banyak yang sering tutup pada hari Senin. Selanjutnya adalah kapan waktu yang tepat untuk berkunjung ke tempat ini misal, jam buka dari jam 09.00 sd 18.00 kapan di antara kisaran waktu tersebut yang mungkin tidak terlalu ramai. Khususnya bagi anda yang tidak suka keramaian, jadi bisa riset waktu yang tepat untuk berkunjung ke sana apakah di siang hari atau di sore hari. Dan satu lagi yang bisa dikembangkan adalah kita harus tahu kondisi waktu ketika kita berkunjung ke tempat itu, misal, apakah hari itu adalah hari libur, jika ya ada kemungkinan akan ramai, kemudian apakah merupakan waktu libur nasional di negara tsb jika kita di luar negeri kadang waktu libur nasional nya berbeda dengan di Indonesia. Dan terkait libur nasional, ada beberapa negara yang menginstruksikan beberapa tempat wisata yang terkait dengan sejarah kadang tutup.

Where

Komponen where ini penting khususnya untuk travelling ke luar negeri dimana kita belum mengenal medan lokasi nya. Yang dimaksud di komponen ini adalah alamat atau lokasi dari tempat wisata yang ingin kita kunjungi tersebut. Selain lokasi wisata, where juga merupakan komponen untuk menentukan akomodasi. Akomodasi berupa hotel, hostel, air bnb, atau penginapan di rumah warga merupakan hal yang sangat penting loh. Kita gak mau kan terlantar di tempat yang jauh dari rumah kita. Jadi untuk komponen ini dibuat ada satu kolom khusus alamat atu lokasi tempat wisata dan satu lagi lokasi atau alamat tempat kita menginap.

Why

Menurut saya komponen why sangat penting, karena apa artinya kita mengunjungi suatu tempat tanpa alasan yang jelas. Saya yakin ketika anda mengunjungi sebuah tempat pasti ada alasan yang mendasari kunjungan tersebut. Misalnya, saya mau ke Bali, dengan alasan mau lihat pantai. Nah alasan mau lihat pantai ini yang merupakan komponen Why tadi. Untuk menulis nya gampang saja di masing-masing tempat buat satu kolom khusus alasan misal, British Museum alasan mau lihat Egyptian Collection khususnya Mummy dari Mesir. Nah dengan kolom alasan ini juga bisa menjadi referensi kita ketika mengunjungi suatu tempat, ada kaitanya dengan waktu juga misal British Museum di London itu sangat luas dan membutuhkan waktu 2 hari jika anda benar-benar ingin mengunjunginya namun karena keterbatasan waktu maka kita tidak akan mungkin bisa menelusuri semua nya dalam waktu 2 hari apalagi jika ingin pindah kota lagi. Akhirnya dengan alasan yang tadi yaitu mau melihat Mummy, kita bisa langsung mempercepat langkah dan langsung menuju ke koleksi dari Mesir tadi sekaligus skip koleksi lain yang menurut kita kurang penting.

How

Komponen terakhir yang tidak kalah pentingnya adalah How, komponen ini menunjukan cara namun menurut saya ada 3 komponen tambahan tentang cara tersebut

  1. Transportasi, cara menuju ke tempat lokasi, termasuk tranportasi umum sampai nama bus atau kereta bahkan nomor nya.
  2. Tiket, cara untuk mengunjungi tempat ini dengan menggunakan pesawat atau kereta atau bus, kemudian tiket masuk ke lokasi apakah bisa dibeli online atau go show
  3. Biaya, ya saya masukan komponen biaya di how, berapa biaya tiket PP ke negara itu, berapa biaya tiket transportasi, dan berapa biaya tiket masuk ke tempat wisata.

Demikian tips singkat cara yang bisa saya lakukan untuk membuat itinerary atau rencana perjalanan dengan teknik 5W 1H, saya juga melampirkan contoh itinerary sesuai dengan 5W1H dengan menggunakan spreadsheet sederhana sebagai berikut :

Namun yang perlu diperhatikan dari itinerary adalah gak bisa siap dalam waktu instan. Silahkan beri waktu satu bulan paling lama dan paling sedikit seminggu untuk membuat rencana perjalanan ini. Semoga tulisan ini bermanfaat buat anda yang ingin membuat rencana perjalanan yang simple.

Ferdi Cullen

Advertisements

7 comments on “Tips Travelling : Simple Itinerary 5W 1H”

  1. Seserampangan apa pun saya berjalan-jalan, minimal saya harus tahu mau ke mana, menginap di mana, dan berapa lama, haha. Mungkin tidak sedetil yang dipaparkan di tulisan ini, karena kadang setelah sampai di suatu tempat, saya bingung mau melakukan apa, eh sepulang dari sana baru kepikiran, “Mestinya tadi saya ke sini dan ke sini…”. Terima kasih sudah berbagi, saya dapat apa poin-poin yang harus disiapkan sebelum perjalanan.

    Like

    1. oala jadi terlalu detil ya mas Gara, padahal awalnya saya mau membuat yang simple alias gak pakai ribet yaitu 5W 1H tapi rupanya jadi riwuh juga ya. Pokoknya biar gak bingung ingat komponen Why jadi apa alasan kita ke situ, misal ke Bali kita mau lihat pantai ya sudah pasti kita datang ke Bali perginya ke Pantai Kuta atau cari penginapan sekitaran Kuta biar mudah saja sih mas terima kasih komentarnya

      Like

  2. Waduh nggak kepikiran menerapkan teknik penulisan berita 5w1h dalam perencanaan/itinerary perjalanan… tapi serius tulisan ini jadi referensi buat itinerary. Terima kasih bang tulisan kerennya 🙂

    Like

  3. Kalo saya traveling kadang gak mikir 5w + 1h mas, soalnya suk adadakan. Hahaha.
    Kalo sudah dipersiapkan jauh2 hari, biasanya yang ada malah gak jadi 😀
    Syukurnya punya banyak teman di kota lain, jadi gak terlalu bingung kalo berlibur ke kota2 tsb 😀

    Like

    1. Benar sekaali mas Hans, kalau terlalu banyak dipertimbangkan memang malah jadi gak enak kita travellingnya hehehe
      Salam kenal ya dengan saya ferdi, sering sering lihat blog saya ya mas
      Terima kasih

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s