Peaceful Evening Walk At Mirabell Garden Salzburg

2 comments

Mirabell Garden, Juli 2017

Mirabell adalah nama seorang wanita, gabungan dari dua kata yaitu “mirabile” yang dalam bahasa inggris disebut admirable atau terpuji dan “bella” yang dalam bahasa inggris yaitu beautiful atau cantik. Jadi jika digabung maka artinya adalah Wanita Cantik yang terpuji.

Suasana Malam di Mirabell Garden
Emperor Franz Josef 1 yang pertama kali membuka taman ini di tahun 1924

Taman Mirabell ini adalah taman baroque yang dibangun pada tahun 1606 oleh seorang Prince Archbishop, dimana bangunan ini ditujukan untuk istrinya dan kesepuluh anak nya wow benar-benar keluarga besar ya. Selain itu, yang pastinya tempat ini sangat terkenal sebagai tempat shooting adegan film Sound of Music. Dalam film tersebut, adegan Suster Maria bernyanyi “Doremi” bersama anak-anak Trapp di fountain pada taman ini.

Mirabell Palace yang merupakan istana sang archbishop, juga merupakan  kantor administratif Prince Archbishop ketika dia berkuasa, terdapat persamaan dengan Schloss Helbrun istana yang saya kunjungi sebelumnya, yaitu banyak sekali sculptures mitologi Yunani

Waktu menunjukan pukul 20.00 PM, ternyata sudah malam namun malam di musim panas sangat panjang sehingga hari belum terlihat gelap. Setelah menempuh perjalanan pulang ke penginapan saya dengan berjalan kaki, saya merasa lelah dan ingin mencoba menikmati suasana sore atau bisa dikatakan suasana malam walaupun belum gelap di taman yang menjadi icon kisah film Sound of Music ini, Mirabell Garden. Sesuai dengan namanya cantik terpuji maka kesan pertama saya ketika melihat taman ini benar-benar cantik sekali. Ada dua hal yang saya sukai dari taman ini, pertama, indah dan wangi, ya bunga mawar yang ditanam di sekitar taman ini benar-benar memancarkan pesona yang luar biasa. Harum semerbak pun saya rasakan ketika berjalan melewati taman mawar tersebut. Kedua, arsitekturnya cakep, super sekali perpaduan antara pancuran dan labirin-labirin yang penuh bunga menjadikan taman ini eksotis sekali serta memberikan suasana nyaman yang menenangkan, cocok buat saya yang sudah capek berkeliling Salzburg dan ingin istirahat sejenak kala itu.

The Rose Garden, harum semerbak

Dwarf Garden

Namun ada satu taman kecil yang menarik perhatian saya yaitu Dwarf Garden. Pada taman ini ada 15 sculptures yang menggambarkan karakter Dwarf atau kurcaci. Masing-masing kurcaci ini menggambarkan aktivitas dari keseharian warga Salzburg, mulai dari bercocok tanam, menjadi pematung, atau menjadi pandai besi. Sangat menarik sekali bisa melihat tingkah polah dari para kurcaci ini.

Pintu masuk menuju Dwarf Garden

Patung para dwarf ini  terbuat dari marmer putih yang indah dari Untersberg, kreatif sebenarnya menurut saya karena mereka telihat seperti mengenakan pakaian abu-abu. Saat kita menjelajahi taman kurcaci ini, menjadi jelas bahwa setiap patung memiliki peran yang berbeda untuk dimainkan. Sebagai contoh, Kurcaci dengan sekop, sangat simbolis. Tatapannya, yang diarahkan ke bawah ke langit, menurut sumber yang saya baca, kurcaci ini adalah tukang kebun yang jujur. Dia melambangkan bulan Maret, di mana para tukang kebun di Salzburg mulai bekerja. Selain itu, ada yang menyeringai nakal, membawa ayam di bawah lengan mereka, atau menatap serius ke langit. Jika ditanya kenapa kurcaci yang menjadi icon di taman ini, maka jawabanya adalah Kurcaci merupakan karakter karikatur untuk lelucon yang terkenal di Salzburg pada abad ke-17.

Masing masing patung kurcaci berjarak di taman ini
Ini adalah kurcaci wanita
Kurcaci dengan Sekop yang melambangkan para pekerja Kebun
Kurcaci merupakan tokoh karikatur di era abad 17

Awalnya Dwarf Garden ini merupakan taman pribadi keluarga Prince Archbishop, karena taman ini hanya digunakan sebagai tempat bermain anak-anak sang pangeran. Menurut info yang saya dapat, sebenarnya ada 28 patung  namun satu per satu rusak dan yang ada tinggal hanya 15 yang tersisa.

The Mirabell Fountain

Ada dua fountain yang sangat cantik di taman ini. Pertama, Pegasus Fountain merupakan pancuran yang menggambarkan kuda pegasus dan merupakan karya dari Kaspar Gras pada tahun 1913. Jika anda masih ingat film Sound of Music, yup di fountain ini lah keluarga Von Trapp dan Suster Maria bernyanyi.

Pegasus Fountain dari film Sound of Music

Fountain kedua yang terletak di tengah taman adalah The Grand Fountain, sebuah fountain yang sangat besar dan merupakan fountain utama di istana ini. Ada empat patung mitologi yang mengelilingi fountain ini, ke-empat patung tersebut menggambarkan empat unsur yaitu api, air, tanah, dan udara. Saya langsung mengambil tempat di salah satu tempat duduk di dekat fountain ini dan selama kurang lebih setengah jam saya memperhatikan hiruk pikuk masyarakat dan juga turis yang kebetulan sedang mencari angin segar berkeliling di taman ini

Grand Fountain, marvelous in my opinion

Tak terasa perjalanan di Salzburg sudah akan berakhir sebab keesokan pagi saya harus bergegas ke stasiun kereta untuk menempuh perjalanan ke kota berikutnya. Nantikan kisah flashback saya selanjutnya di beberapa kota indah lainnya ya. Terima kasih

Menjelang Gelap di Mirabell Garden

Ferdi Cullen

 

Advertisements

2 comments on “Peaceful Evening Walk At Mirabell Garden Salzburg”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s