10 Best Travel Moment 2017

11 comments

New Year…. New Resolution…. New Journey.

Satu tahun, dua belas bulan, empat puluh delapan minggu, dan tiga ratus enam puluh lima hari di tahun 2017 telah kita lewati. Saya sangat bersyukur bisa melewati tahun ini dengan beberapa petualangan, mungkin tidak sebanyak tahun 2016, 2015 , dan 2014 (one of my best trip)  tapi saya sangat bersyukur bisa mendapatkan pengalaman travelling yang luar biasa selama tahun 2017. Berikut adalah 10 momen travelling terbaik yang saya rasakan selama 2017.

10. Keriuhan Charles Bridge Praha

Jika dapat dikatakan, jembatan ini adalah jembatan yang paling romantis di dunia adalah Charles Bridge, menurut hemat saya tidak. Tapi apabila dikatakan jembatan paling riuh saya katakan benar sekali. Perjalanan saya ke Praha untuk melihat keindahan jembatan legenda ini, dihadapkan dengan situasi ramai dan penuh orang. Bayangkan saja saya rasa ada ribuan orang yang melintas di jembatan ini. Namun sebagai jembatan yang sangat bersejarah, saya merasakan hiruk pikuk para turis di jembatan ini merupakan pengalaman yang berkesan sepanjang 2017.

9. Malam Minggu di Old Town Krakow

Tiba di Krakow dari Praha sudah pukul 6 PM, setelah check in di hostel akhirnya saya memutuskan untuk melihat Kota Tua Krakow. Dengan berjalan kaki beberapa menit kami pun tiba di Old Town Krakow, kesan pertama melihat kota tua ini spektakuler begitu indah dan bangunan nya khas banget berbeda dengan bangunan yang ada di Eropa Barat dan Timur lainya. Kebetulan sedang berlangsung The Jewish Cultural Festival Krakow, menjadikan malam itu begitu mempesona. Krakow Main Market Square atau disebut Rynek Glowny merupakan tempat yang sangat mengagumkan, mulai dari Cloth Hall yang bentuknya unik ditambah dengan keindahan St. Mary Basilica menjadikan saya betah berlama lama di malam yang indah di Krakow tersebut. Malam tersebut adalah malam minggu terindah sepanjang hidup saya.

8. Menikmati Angin Segar Bosphorus Strait di Topkapi Sarayi

Transit di Turki sudah yang ketiga kalinya saya lakukan dan kali ini dalam perjalanan saya ke Eropa ,memang saya sengaja untuk transit kembali di kota yang indah Istanbul selama 6 jam. Waktu yang cukup menurut saya untuk bisa mengunjungi Old Town Istanbul, dan saya memilih Topkapi Sarayi sebagai salah satu tempat yang ingin sekali saya kunjungi. Salah satu alasan saya mengunjungi Topkapi Sarayi adalah karena ingin melihat Sacred Relics dan Harem, namun di tengah panas nya Istanbul setelah mengunjungi kedua tempat itu, angin segar yang berhembus dari Bosphorus Strait menarik perhatian saya dan kunjungan akhir di Istanbul saya menikmati sepoi dan burung camar berterbangan di langit biru dan air berwarna biru yang bisa kita lihat langsung dari istana Topkapi. Salah satu daya tarik istana ini memang keindahan dari Bosphorus Strait yang menjadi kebiasaan para Sultan untuk melihat keindahan selat yang memisahkan benua Asia dan Eropa ini.

7. Bertemu Setting Ghibli Animation di Jakarta

Sebagai salah satu penggemar Ghibli Animation sudah barang tentu ketika saya mendengar bahwa akan ada pameran Ghibli Animation di Jakarta pada bulan Agustus lalu saya pun bergegas mengunjungi nya. Sebagai salah satu temporary Event menurut saya pameran ini benar benar mereprensentasikan Ghibli dengan luar biasa, bayangkan saja jika kita langsung datang ke Museum Ghibli di Jepang kita tidak akan diperbolehkan untuk memotret apalagi selfie dengan semua koleksi namun di pameran ini memang didedikasikan untuk para penggemar Indonesia yang memang hobi selfie atau memenuhi dinding instagram mereka dengan tempat yang instagramable,  dengan jenis koleksi yang sama seperti di museum asli kita puas untuk berfoto dan bernostagia dengan seluruh karakter animasi Ghibli. Keren sekali dan saya sangat menyukai setiap koleksi yang dipertunjukan di event ini.

6. Berjalan di Aula Merah Cerah, Dutch Square Malaka

Sudah lama sekali saya ingin berkunjung ke Malaka dan baru terealisasi di tahun 2017 ini. Alhamdulillah sekali saya akhirnya menginjakkan kaki di aula bangsa Belanda tertua di Asia yang disebut Dutch Square salah satu landmark terbaik di luar negeri-negeri Eropa. Menurut saya ini adalah aula yang terbaik di kota yang juga memiliki sejarah yang sangat kental. Yang paling saya sukai adalah warna merah mencolok yang menjadi salah satu ciri khas dari aula ini, hal ini terjadi karena pengaruh Asia yang sering menggunakan warna merah. Bangunan tua seperti Stadthuys dan Christ Church Malacca  menambah keindahan kota tua kecil yang sangat berkesan sekali ini. Saya begumam akhirnya saya ke Malaka dan berhasil singgah di Dutch Square sebuah resolusi 2017 yang saya idamkan dari dulu.

5. Pemandangan Paket Komplit di Salzburg Fortress

Sore hari menikmati semilir angin ditemani pemandangan menara baroque church dan rumah-rumah medieaval merupakan sebuah anugrah yang patut saya syukuri selama saya berada di Salzburg pada Juli 2017 lalu, dan ini merupakan pengalaman yang luar biasa. Sebelumnya di tahun 2016 saya juga sudah mengunjungi salah satu benteng istana yang juga sangat keren yaitu Alhambra di Granada, tapi ini beda sekali. Hamparan sungai Salzach, Gunung Alpen, gereja baroque, dan rumah medieval menjadikan pemandangan di benteng ini merupakan paket komplit luar biasa sekali remarkable. I never forget it.

Saya pun tak ketingalan ingin selfie di tempat ini

4. Berkunjung ke Replika Desa Perancis, Colmar Tropicale Bukit Tinggi Malaysia

Terinspirasi dari Kisah Belle di Beauty and The Beast menjadikan saya ingin sekali berkunjung ke desa desa kecil di Perancis outside Paris tentunya. Walaupun belum kesampaian ke Paris, ternyata di negara tetangga kita Malaysia ada sebuah replika desa Perancis yaitu Colmar Tropicale Resort yang sangat mengagumkan. Ketika ke resort ini pertama kali nya saya terperangah saya merasa seperti berada di desanya Belle dan ini merupakan kali pertama saya ke sebuah replika yang cantik sekali. Dengan udara yang dingin karena berada di wilayah pegunungan, ditambah dengan arsitektur bangunan desa ini yang benar benar mirip dengan bangunan ala perancis, plus ada fountain, ada obelisk, dan menara gereja menjadikan ini merupakan replika terbaik yang pernah saya datangi selama saya travelling.

3. Menemukan Non Tourisity Place di Vysehrad Praha

Prague Castle sebagai salah satu kompleks istana terbesar di Praha memang sangat padat dengan turis, namun ada satu tempat alternatif yang tidak kalah cantiknya dengan Prague Castle yaitu Vysehrad. Vysehrad Castle yang merupakan tempat pertama Raja Raja Praha bertahta sebelum akhirnya mereka pindah ke Prague Castle memberikan suasana nyaman tersendiri, pasalnya di tempat ini tidak begitu ramai dan cenderung non tourisity. Tempat ini sama bagusnya dengan Prague Castle, ada pemandangan bohemian houses, dimana kita bisa melihat Prague secara 360 derajat, kemudian ada juga Basilica of St. Peters and Paul sebuah gereja menawan dengan pusat perkuburan kuno di belakangnya. Benar-benar seperti surga ketika menemukan tempat ini karena terus terang saya cukup kesal dengan padatnya turis ke kota ini, namun setelah menemukan Vysehrad saya sangat merekomendasikan anda untuk ke sini tempatnya tenang dan pemandangan nya sangat bagus

2. Jalan Minggu Pagi di Wawel Castle, Krakow

Hari Minggu pagi di Kota Krakow, saya habiskan dengan berjalan pagi mengunjungi Wawel Castle. Sebagai sebuah istana medieval dengan struktur bangunan berunduk membuat pengalaman jalan pagi saya sangat menyenangkan sekali. Ditambah dengan bumbu kisah sang naga menjadikan kisah dari Wawel Castle semakin menarik diikuti. Suasana magis dan menyenangkan membalut hati saya ketika mengunjungi tempat ini, jalan di kastil ini sangat friendly sekali tidak ada jalan menanjak semuanya dapat dilalui dengan mudah dan pemandangan Sungai Vistula sangat memukau dan membuat perjalanan saya ke istana ini merupakan salah satu pengalaman terbaik selama travelling 2017

1  Konser Klasik Musim Panas di Lazienky Park, Warsaw

Sampai di the best experience dan sekaligus the most unique experience selama saya travelling adalah menonton konser klasik musim panas di taman bersama riuh nya masyarakat. Saya sangat berkesan dengan pengalaman ini karena pertama adalah bisa melihat konser musik klasik walau hanya sebentar menonton musik klasik adalah salah satu impian saya dan I made It saya berhasil mewujudkanya di konser ini. Kedua saya sangat menikmati melihat begitu banyak nya orang yang begitu teratur dan seperti nya sangat respect sekali dengan musik klasik. Ditambah dengan sejuknya taman raja Polandia ini menjadikan pengalaman ini adalah pengalaman paling unik dan terbaik sepanjang saya travelling still counting.

Saya berharp semoga di 2018 makin banyak pengalaman travelling yang lebih menyenangkan lagi dan saya yakin tantangan travelling di 2018 akan lebih semarak lagi ok Happy New Year All, jangan lupa sharing  ya di kolom komentar kira-kira apa pengalaman travelling terbaik anda di tahun 2017.

Ferdi Cullen

Advertisements

11 comments on “10 Best Travel Moment 2017”

  1. Benar-benar tahun yang penuh pengalaman dan perjalanan yang menarik ya Fer. Semoga tahun 2018 ini lebih banyak dan lebih jauh melangkahkan kaki ke sisi-sisi dunia lainnya. Ditunggu kisah-kisah selanjutnya …
    Btw, aku jadi penasaran … emang Praha sebegitu padatnya dengan turis ya?

    Like

    1. Terima kasih Mas Bart, Amin mudah-mudahan tahun 2018 ini makin banyak sisi dunia yang bisa kita lihat ya mas, untuk Praha kebetulan sih saya datang pas summer dimana memang negeri-negeri Eropa pada libur mungkin its a mistake tapi saya sangat menikmati lah pokoknya keramaian tersebut, ini merupakan sesuatu pengalaman yang luar biasa, bayangkan saja mas orang-orang yang saling berdesakan untuk berfoto di setiap sudut. Namun tidak dapat dipungkiri Praha memang indah, ini menurut saya ya, tidak harus berada di Charles Bridge pun saya rasa kita sudah bisa dapat foto yang bagus dan menawan karena setiap sudut nya memang menawarkan sesuatu yang berbeda.

      Liked by 1 person

      1. Ijin masukin ke itin ya mas… 😀
        Ada rekomendasi nggak mas, bulan-bulan apa yang agak sepi di sana?
        Saya suka pusing sendiri klo lihat keramaian soalnya hehe

        Like

      2. Terima kasih untuk kunjungan nya ke blog, dan silahkan untuk input ke itin, jika ada pertanyaan lagi silahkan untuk tanya tanya ke saya. Jika ditanya kapan tidak ramai saya sebenarnya kurang tahu sih mbak, namun saya pernah lihat ada blog yang bilang kalau ke Praha pada saat winter memang lebih sepi, winter antara bulan Oktober sd Desember, tapi percayalah walaupun ramai Praha tetap indah untuk dilihat

        Like

      1. waktu itu pas lagi stay di Glasgow.. aku booking flight dari Edinburgh ke Praha jam 6 pagi.. jarak Glasgow ke Edin sekitar 1 jam perjalanan.. jadi harus naik bus yang jam 3.30 paling telat.. eh aku bangunnya jam 3.30.. ga keburu ke terminal busnya.. hehehe… telat deh…

        Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s