Salzburg Fortress : Benteng di Cakrawala Salzburg

No comments

Holla Worlds!!

Salzburg tak hanya Sound of Music. Bagi beberapa orang pastinya jika ingin mengunjungi kota ini salah satu tujuan utamanya adalah ingin merasakan suasana kota ini sesuai yang digambarkan pada film legenda “Sound of Music”. Sound of Music adalah film yang mengisahkan kisah hidup seorang biarawati bernama Maria yang ditugaskan untuk menjadi pengasuh dan pendidik anak dari salah seorang anggota Militer Kerajaan Austro_Hungarian bernama Kapten Vonn Trapp. Kisah mereka berlanjut dengan kondisi sosial di Kota Salzburg yang berubah paska pendudukan Jerman atas kedaulatan Kerajaan Austro-Hungarian dimana Kapten Vonn Trapp yang setia dengan Austria harus menyelamatkan keluarganya dari kejaran tentara Jerman yang ingin menyingkirkan antek antek Austria yang tidak mau patuh terhadap Jerman.

IMG_2190
Pemandangan Salzburg Fortress dari Salzach River

Kisah di film tersebut memang sangat menggugah ditambah berbagai penghargaan terutama Oscar di tahun 1966, menobatkan film ini sebagai The Best Picture. Adapun daya tarik bagi pencinta film ini, Pertama adalah musiknya yang sangat menarik, Kedua adalah pemandangan kota Salzburg yang diperuhi dengan alam yang hijau, danau, gunung dan arsitektur kota yang sangat medieval.

Untuk bisa merasakan pengalaman yang dirasakan oleh Maria, maka banyak turis yang mengikuti berbagai tur yang bertajuk Sound of Music Tour, selama saya berada di Salzburg saya memang tidak mengikuti tour ini dikarenakan harganya yang relatif mahal, tour yang paling murah adalah kurang lebih 60 Euro per orang dan ini merupakan harga musim panas, menurut informasi jika datang di low season seperti winter harga tour bisa menjadi 40Euro tetap menurut saya masih overpriced.

Namun melalui tulisan ini saya ingin berbagi informasi bahwa Salzburg bisa kita nikmati tidak hanya melalui Tour Sound of Music masih banyak beberapa atraksi yang memikat dan tak terlupakan yang bisa Anda nikmati. Jika melihat dari tulisan saya sebelumnya yaitu di sini. Salzburg memiliki jalan jalan kota yang sangat unik begitu kuno, indah, dan artistik.

IMG_2072
Suasana Festungsgasse street jalan menuju ke benteng Salzburg

Salah satu atraksi utama yang tidak boleh anda lewatkan ketika berkunjung ke Salzburg adalah mengunjungi Benteng Salzburg atau disebut Salzburg Fortress atau Hohensalzburg Fortress. Untuk menemukan jalan menuju benteng ini sangat mudah karena dari segala penjuru Salzburg bisa melihat benteng ini. Festungsgasse adalah jalan terdekat ke pintu masuk Benteng ini, ada dua plihan yang bisa anda gunakan untuk menuju ke benteng yaitu naik furnicular dengan biaya 12 Euro untuk dewasa dan free utuk anak-anak maksimal 6 tahun (tiket pulang pergi dan sudah termasuk tiket masuk ke benteng, namun terpisah dengan museum yang ada di benteng), atau menggunakan jalan kaki menaiki jalan menanjak yang terdapat di sebelah furnicular. Karena saya menggunakan Salzburg Card saya sudah mendapat akses free menuju ke Salzburg Fortress tanpa harus beli tiket tambahan dan juga akses pulang pergi naik Furnicular, akhirnya ya udah saya manfaatkan aja kesempatan naik furnicular tersebut.

Naik furnicular di Salzburg Fortress ini sangat singkat yaitu hanya 3 menit dan pengalaman nya juga sama ketika naik furnicular di Budapest yang menuju ke Buda Castle, namun saya akui pemandangan atap baroque rumah-rumah di kota ini selama naik furnicular fantastik banget. Komplek benteng ini buka sepanjang hari mulai dari pukul 9 AM sd 19 PM

IMG_2083
Pemandangan menarik kala naik furnicular

Ada kisah menarik dibalik sejarah benteng ini, yaitu kembali ke masa konflik dan kontroversi antara Paus dan Raja Kekaisaran Austro Hungarian mengenai siapa yang seharusnya memiliki hak episcopal (hak kuasa atas tata kelola gereja dan kerohanian di Agama Katolik). Menurut sang Kaisar, pemerintah mempunyai hak episcopal yang lebih tinggi dibandingkan dengan Paus, Uskup Agung Gebhart yang sangat setia kepada Paus, tidak setuju dengan hal tersebut membuat dia mengasingkan diri dan mendirikan kota Salzburg salah satu kota suci di abad medieval, dan membangun benteng Hohensalzburg, Hohenwerfen dan Friesach di wilayahnya. Benteng tersebut untuk sementara diselesaikan antara tahun 1147 dan 1160. Pada abad ke 15 dan 16 benteng tersebut dulunya adalah tempat perlindungan bagi uskup agung apabila ada ancaman dari sang kaisar yang ingin melakukan perlawanan kepada para uskup, sejak saat itu uskup agung tidak berada di Vienna namun duduk bertahta di atas Salzburg melalui benteng ini.

IMG_2039
Salah Satu Figur Uskup Agung Penguasa Salzburg

Dibangun di atas batu yang disebut Festungsberg dengan ketinggian 400 kaki di atas Sungai Salzach, benteng ini faktanya tidak pernah benar-benar digunakan untuk berperang, tidak ada yang menyerang kota itu selama seribu tahun. Salah kaprah menurut saya sang Uskup yang sudah membangun dengan biaya yang sangat besar, akan tetapi di satu sisi investasi membangun benteng ini tidak sia sia karena sekarang benteng ini dinyatakan sebagai salah satu istana terkuat di Eropa, mendominasi cakrawala Salzburg dan menawarkan pemandangan yang menakjubkan bagi turis dan dunia, (hmm terima kasih kepada Sang Uskup).

Castle Courtyard

Bagian pertama benteng yang kita temukan setelah turun dari furnicular adalah Castle Courtyard, alun alun utama yang merupakan tempat tinggal penduduk istana. Alun-alun ini dikelilingi oleh toko-toko kerajinan tangan, pandai besi, tukang roti, dan sebagainya. Ada sebuah Gereja kecil dengan sumur didedikasikan untuk St. George, pelindung kuda kerajaan (atau dengan kata lain adalah tentara gereja) dan dihiasi oleh relief marmer merah halus.

IMG_2093
Castle Courtyard
IMG_2096
Gereja St. George
IMG_2106
Sumur di depan Gereja
IMG_2130
Tembok yang kokoh
IMG_2170
Castle Courtyard cukup luas

Marionette Exhibition

Ada sebuah pameran gratis yaitu pameran boneka kayu yang digerakan oleh benang yang kasat mata atau disebut dengan Marionette. Boneka Marionette ala pinokio ini sangat populer di jaman medieval di Eropa dan digunakan sebagai salah satu media pertunjukan teater yang kala itu di jaman kegelapan tidak boleh ada satu orang pun yang memerankan aksi panggung karena dianggap berdosa oleh agama.

IMG_2174

Menurut saya agak sedikit horor sih karena pandangan mata boneka boneka ini begitu nyata dan di pameran kecil yang hanya terdiri dari beberapa kamar ini menyajikan boneka boneka yang sangat menarik mulai dari boneka para rakyat jelata, uskup agung, raja, ksatria, sampai yang terbaru adalah boneka keluarga Von Trapp dari Sound of Music yuhuu benar sekali walaupun tidak ada hubungan sejarah dengan film legenda tapi lagi lagi ada sedikit Sound of Music ya.

IMG_2122
Marionette Keluarga Von Trapp

Kuenburg Bastion

Sedikit berjalan dari Castle Courtyard menuju gerbang kecil kita akan menemukan bagian benteng yang patut anda datangi, yang merupakan bagian yang terbaik menurut saya, mengapa tidak di sini adalah tempat paling tinggi di benteng ini dan anda akan disuguhkan dengan pemandangan kota Salzburg yang wow luar biasa seperti dalam lukisan, ada gunung, sungai, kota kuno, atap rumah baroque ditambah dengan pohon hijau sangat memikat hati sekali. Sejuk dan indah saya habiskan setengah jam memandang mandang keindahan yang diciptakan oleh Tuhan ini.

IMG_2099
Pemandangan superb dari Kuenburg Bastion
IMG_2108
Pemandangan Pegunungan Alpen
IMG_2112
Kuenburg Bastion tempat tertinggi di benteng ini
IMG_2114
Gedung dengan atap baroque ditambah dengan Sungai Salzach sangat luar biasa
IMG_2160
Saya pun tak ketingalan ingin selfie di tempat ini

Tak terasa waktu juga yang memisahkan kurang lebih setengah jam dari pukul 7 malam sudah ada pengumuman bahwa kastil akan tutup. Saya pun bergegas untuk kembali ke furnicular, namun hati saya sangat senang sekali bisa melihat kastil ini dan ini merupakan pengalaman ancient saya yang terbaik. Sebelumnya saya pernah berkunjung ke Alhambra (Granada Spain) di tahun 2016, namun menurut saya pemandangan dan keindahan di atas kastil ini jauh dari Alhambra, sehingga saya menempatkan kastil ini sebagai kastil terindah selama perjalanan saya setelah Alhambra. Luar biasa sekali.

Secara keseluruhan kastil ini bisa anda kunjungi selama satu jam dan memang agak sedikit membutuhkan stamina karena ada beberapa jalan yang menanjak dan ada beberapa juga tangga tangga yang harus didaki, jadi sebaiknya siapkan stamina anda dengan baik. Jika anda ingin mengetahui lebih banyak tentang sejarah kastil ada museum, yang kebetulan tidak saya datangi, harga tiket masuk ada tambahan 7 euro. Kemudian di belakang kastil juga banyak cafe dan tempat makan yang menawarkan suasana santai dengan pemandangan Gunung Alpen yang bisa membuat waktu istirahat anda lebih bermakna. Demikian kisah saya di Salzburg Fortress yang sangat mengesankan ini, nantikan kisah selanjutnya masih di Kota Salzburg.

Ferdi Cullen

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s