The Social Network : Kisah Pionir Facebook

Day 5 : A Favorite Drama Movie 

Untuk hari kelima ini sempat bingung memilih film Drama terfavorit saya, soalnya hampir 75% dari seluruh film yang saya tonton adalah Drama dan semuanya bagus. Mulai dari The Revenant, Wolf of The Wall Street, Forest Gump, Gone with The Wind, sampai Notting Hill, namun saya memutuskan The Social Network lah yang pantas saya tulis di blog ini. yuk mari kita simak kisahnya.

Social Network merupakan sebuah film yang mengisahkan tentang sang entrepreneur muda yang melakukan gebrakan dengan menciptakan sebuah website yang sangat fenomenal bernama Facebook. Kebetulan saya milih ini sebagai favorit adalah karena saya sudah baca buku nya The Accidental Billionaire : A Tale of Sex, Money, Genius, and Betrayal. Panjang banget judul bukunya namun buku yang ditulis oleh Ben Mezrich ini benar-benar buku yang sangat bagus. Saya sudah baca bukunya 2x dan film ini sudah saya lihat 3x (terakhir diputar di salah satu stasiun tv swasta).

Namun pada saat pemutaran nya di bioskop tahun 2010 yang lalu film ini dapat dikatakan sepi peminat saya juga gak ngerti ya kenapa orang Medan (kebetulan saya di Medan) gak begitu enjoy dengan film ini, saya ingat saya nonton cuman ber-tiga saja di theatre dan film ini hanya tayang 3 hari saja.

Film ini membuktikan kualitas nya pada ajang Oscar tahun 2011 dimana film ini berhasil mendapat delapan nominasi Oscar namun hanya berhasil membawa pulang 3 piala. Salah Satu piala Oscar yang diraih adalah The Best Adapted Screenplay yang merupakan kategori untuk adaptasi screenplay dari buku/novel artinya kalau boleh saya simpulkan skenario buku dan film disadur dengan maksimal dan berkualitas jadi layak dapat penghargaan.

Selain itu saya juga mengenal para aktor dan aktris yang seumuran saya ini di film ini juga. Salah satu contoh Justin Timberlake yang saya kenal dalam boyband NSYNC dan salah satu solois singer, pertama kali nya saya lihat Justin di layar lebar adalah di film ini dan menurut saya sangat bagus aktingnya sebagai Sean Parker sang pendiri Napster yang menjadi perusak hubungan Mark dan Eduardo. Selain itu tentunya Andrew Garfield (Eduardo Saverin) yang baru baru ini meraih nominasi Oscar di film Hacksaw Ridge lagi lagi saya baru melihat dia pertama kali di film ini. Begitu juga dengan Rooney Mara sang Girl With The Dragon Tatoo (saya lebih familiar dengan Rooney di film ini). Dan tentunya adalah si Jesse Eisenberg sang pemeran utama sebagai Mark Zuckerberg, dia langsung dapat nominasi Oscar untuk pertama kali nya sebagai The Best Actor dari film ini.

Bercerita tentang Jesse Eisenberg, saya sangat suka dengan aktor ini entah kenapa image cerdas tapi ceriwis sepertinya melekat di setiap peran dari Jesse, lihat saja peranya sebagai Daniel di Now You See Me saya melihat karakter cerdas ceriwis itu lagi, begitu juga ketika di Batman Vs Superman dia diberikan peran sebagai Lex Luthor kembai saya menemukan karakter itu, bahkan di film Zombieland juga saya temukan karakter itu. Buat Jesse menurut saya kamu harus cari karakter yang berbeda dari karakter cerdas ceriwis deh agar bisa masuk ke jajaran Oscar, apalagi Andrew Garfield sudah mulai berinovasi dengan karakter semoga saja Jesse bisa. I know It dia pasti bisa.

Alur ceritanya karena saya sudah baca bukunya ya udah ketebak sih. Dimulai dari setting salah satu universitas yang masuk ke Ivy League yaitu Harvard University, dimana ada seorang mahasiswa muda yang introvert, nerdy, kurang bergaul, lebih suka di depan komputer (yah mirip sih sama saya), Namun di samping karakternya yang antisocial itu Zuckerberg muda mampu membuat sebuah website yang nama awalnya adalah FacemaSh, sebuah website seperti kencan begitu jadi siapa yang mau melihat profil gadis yang ditaksir nya dia bisa akses ke situ. Caranya very ilegal yaitu Zuckerberg mengakses dengan cara hacking database campus nya pasti canggih dong sebuah database kampus Ivy League namun bukan jenius nama nya kalau tidak berhasil menghack nya.

Sedikit demi sedikit berkat dukungan sahabat nya Eduardo Saverin mereka pun mengmbangkan website tersebut. Dari sini kita bisa mempelajari namanya Networking jadi seorang jenius memang harus melakukan partnership agar mampu mengelola bisnis dengan baik. Contohnya adalah Mark Zuckerberg khusus bidang web dan Eduardo Saverin di bidang mencari investasi, mencari suntikan dana, dan mencari peluang bisnis. Sebuah pelajaran kolaborasi yang sangat baik ini.

Tantangan demi tantangan mulai dihadapi dari berjumpa dengan Sean Parker sampai adanya gugatan pengadilan dari masalah pencurian ide dan lainya. Hal ini memberikan pelajaran juga bahwa gak gampang bikin bisnis menjadi besar. Namun tetap pasti ada jalan keluar so never give up ya untuk menghadapi segala macam tantangan yang menghadang terutama buat para Start Up dan pengusaha muda.

David Fincher sang sutradara mampu meramu setiap adegan dengan detail, dan tentunya no special effect karena itu kan kita menonton film drama no special effect but full of inspirations.Dengan demikian mulai dari Jesse, bukunya, aktor yang seumuran sama saya (loh ketahuan deh umur saya) sampai kisah inspirasi tentang start up dan dunia digital membuat saya menjadikan film ini sebagai the Best Drama movie Ever versi saya sendiri tentunya (Ferdi Cullen Versi).

Tetap Semangat 25 Days to go

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: