Ayo ke Museum : The British Museum

Jika ditanya kepada saya apakah museum yang paling keren yang pernah saya kunjungi maka jawaban saya adalah British Museum dan Natural History Museum yang ada di London. Kisah ini akan menceritakan pengalaman saya berkunjung ke museum yang membuat saya tidak pernah berhenti berdecak kagum. Awalnya saya sangat menyukai mengunjungi Museum adalah terinspirasi dari salah satu film komedi yang berjudul “Night At A Museum” yang diperankan oleh Ben Stiller, film nya itu di era 2000 an namun dari film itu malah saya menemukan jati diri bahwa ternyata museum adalah tempat yang sangat menarik. Dulu sebelum ada film tersebut saya kurang tertarik untuk berkunjung ke museum, jadi terima kasih banyak buat Ben Stiller. Ketika film tersebut diputar terdapat dua buah museum yang sangat saya kagumi yaitu British Museum yang menjadi setting di film ketiga dan Natural History Museum yang ada di film pertama. Alhamdulillah saya berkesempatan merasakan keindahan kedua museum tersebut walaupun untuk Natural History Museum bukan yang ada di Amerika namun yang berada di London pada bulan Juni 2015 lalu.

dsc00632

Pemandangan di Totenham Court sebelum sampai ke British Museum

The British Museum

Jika anda berkesempatan untuk mengunjungi London jangan pernah lupa untuk memasukan ke dalam itinerary kalian satu tempat yang sangat penting dan berpengaruh dalam Sejarah Dunia, museum ini merupakan museum yang terlengkap dan terbesar di dunia. Museum ini didedikasikan untuk Sejarah Umat Manusia dan Kebudayaan, tidak tanggung-tanggung museum ini mempunyai koleksi peradaban dunia kurang lebih 8 juta koleksi.

british_museum_images

Gambar British Museum di awal abad 19

Museum ini awalnya adalah galeri tempat Sir Hans Sloane salah satu kolektor benda klasik yang tinggal di London, kemudian pada tahun 1753 beliau menyumbangkan koleksinya yang sangat bernilai tersebut ke King George II, Pada masa itu jum;ah koleksinya mencapai lebih dari 71 ribu objek yang berupa 40 ribu buku, 7 ribu manuscript, lukisan, dan juga barang-barang antik dari Yunani, Amerika, Mesir, Roma, dan Asia Timur. Nah Tepatnya tanggal 7 Juni 1753 King George II memberikan persetujuan resmi untuk mendirikan The British Museum. Dengan meluasnya ekspansi Inggris ke seluruh dunia makin banyak pula koleksi yang mereka bawa dan persembahkan untuk museum ini. Oleh sebab itu, reputasi museum pun semakin meningkat dan jumlah pengunjung pun semakin banyak.

British Museum lebih mengedapankan koleksi yang berkaitan dengan artefak dan budaya dari seluruh dunia. Kalau menurut saya para penjelajah Inggris ini memang sangat mencintai Sejarah, buktinya setiap mereka menemukan sebuah artefak baru yang mungkin pastinya di negara aslinya baik pemerintah maupun warganya kurang begitu passion terkait dengan artefak tersebut nah disanalah saatnya para penjelajah tersebut memanfaatkan kesempatan itu untuk meningkatkan riset tentang pengetahuan dan kebudayaan luar biasa bukan.

Perjalanan saya ke museum ini dapat dikatakan sudah terlalu siang, saya tiba dari kawasan Highgate menuju ke kawasan Totenham Court (stasiun Tube terdekat ke museum). Berjalan kurang lebih 500 M dari stasiun awalnya saya sempat bingung karena banyak sekali bangunan besar yang terdapat di sekitaran museum. Eh Ternyata bangunan nya tidak terlalu mencolok, nah tips buat anda adalah salah satu cara mengenali museum ini adalah dengan melihat facade dari museum tersebut yang terlihat seperti pilar-pilar tinggi setinggi 14 meter yang mengingatkan kita akan arsitektur kuil kuno di Athena.

dsc00633

Pilar-Pilar British Museum

dsc00634

British Museum Annoucement

British Museum buka dari pukul 10.00 AM sd 17.30 PM setiap hari namun khusus hari Jumat waktu tutup diperpanjang sampai dengan 20.30 PM. Tidak perlu khawatir yang namanya tiket di British Museum Free of Charge alias masuknya Gratis (dan ini yang paling saya sukai). Luasnya memang luas banget yaitu 92 ribu M2 jadi kalau memang anda pengen maksimal menelusuri museum ini kayaknya gak bisa deh satu hari saya aja 3 jam di sini cuman sedikit banget bagian museum yang saya lihat. Bahkan sempat ngobrol dengan salah satu pengunjung dia aja sampai tiga hari mengunjungi museum ini dan masih belum semua dia kunjungi.

museum_map_july2003

Map of British Museum

British Museum punya 9 departemen yaitu Departemen Mesir Kuno dan Sudan, Departemen Yunani dan Romawi Kuno, Departemen Timur Tengah, Departemen Seni Cetak dan Gambar, Departemen Prasejarah dan Eropa, Departemen Asia, Departemen Afrika-Oseania-Amerika, Departemen Koin dan Medali, dan Departemen Konservasi dan Penelitian Ilmiah. Wuih belum lagi masing-masing departemen ada sub departemen nya lagi. Wajar dan sangat tepat jika dikatakan museum ini adalah Museum termegah dan terbesar di Dunia.

Tips dari saya adalah jika anda datang berkunjung ke museum ini segera ambil peta museum yang ada tepat di aula Great Court pada saat masuk ke museum dan sebaiknya anda pelajari dulu dan buat skala prioritas kira-kira mana dulu yang mau anda kunjungi, buat sebuah catatan kecil dan pastikan anda memahami peta nya dengan baik ya , pastikan mana yang merupakan pintu utama, dan pintu kecil karena ada beberapa sub departemen yang nyungsep pintunya di antara eksibisi utama jadi sering gak nemu hehehe, mengapa saya katakan demikian karena banyak sekali orang yang terbuang waktunya di museum ini karena hanya bolak balik di situ-situ saja alias nyasar. So very be careful ya.

Okay sekarang saya mulai dengan cerita saya, ketika pertama tiba di museum ini banyak anak-anak berlarian, ada bapak-bapak yang meneriakan grupnya untuk masuk dalam barisan, dan bahkan ada seorang solo traveller yang sibuk melihat peta, suasana yang hangat dan ramai ini sangat mengugah saya dan I really enjoyed it. Ketika memasuki Great Court dan setelah mengambil peta saya ingin nanya dulu ke bagian informasi namun antrian di informasi sangat panjang akhirnya saya berusaha sendiri untuk memahami peta, nah tiba-tiba saya melihat Moai dan saya langsung menuju ke patung Moai tersebut.

img_20150607_135600

Moai dari Easter Island, patung ini tampil dalam film Night At A Museum

Dalam film Night at A Museum patung Moai ini berbicara dan selalu membuat kesal Ben Stiller hehehe tiba-tiba saja pikiran saya menerawang ke salah satu adegan lucu di film Night At A Museum yang menampilkan adegan bersama patung yang terdapat di Easter Island ini. Moai adalah patung yang terdapat di Easter Island Chili, dibuat oleh satu batu vulkanik dengan cara dipahat. Biasanya hanya bagian kepala saja yang terpahat dan merupakan penanda kuburan karena diyakini mampu untuk menampung arwah leluhur. Menarik sekali saya mendapat pengalaman bertemu dengan sebuah patung yang aslinya sangat indah sekali dan besar sekali betapa luar biasa kemampuan memahat masyarakat Easter Island kala itu menurut pemikiran saya berdecak kagum.

Selesai menikmati Moai, saya segera beranjak saya mencari tempat yang memang menjadi tempat paling favorit dan banyak dikunjungi yaitu Departemen Mesir Kuno dan Sudan. Saya segera menuju ke lantai 3 dari gedung ini. Yup benar dugaan saya sudah banyak orang yang menuju ke departemen ini. British Museum merupakan museum yang memiliki koleksi Mesir Kuno paling lengkap bahkan lebih lengkap dibandingkan dengan di negara asalnya yaitu Mesir. Sebagian besar koleksi di departemen Mesir ini merupakan hasil buruan pasukan militer British saat mereka melakukan pertempuran dengan Pasukan Perancis yang terkenal dengan Perang The Battle of Nile tahun 1801. Terdapat 7 sub departemen dalam departemen ini, ruangan terluas adalah Ruang 4 yang meliputi patung Ramses 2, Mummy Cleopatra, dan ada beberapa sarcophagus para pendeta suci Mesir Kuno. Perasaan geli dan ngilu terasa di bulu kuduk saya ketika melihat jenajah yang masih terbungkus sangat rapih  ribuan tahun itu, luar biasa memang kebudayaan mesir betapa saya menjadi saksi proses mummification benar-benar berhasil membuat jenajah menjadi sangat awet bahkan ada yang sampai wajahnya masih terlihat.

dsc00639

Mumi yang masih sangat awet sekali

dsc00642

Sarkofagus ini semua asli berasal dari Mesir loh

dsc00645

Sarkofagus sangat terawat dan disimpan dalam display kaca yang sangat kokoh

dsc00665

Mumi Sang Ratu Clepoatra, wah tinggi juga rupanya badan sang Ratu

img_20150607_141819

Ini Mumi Para Pendeta Suci di Mesir, ada sedikit perasaan geli di badan saya nengok jenajah kayak gini

Ada satu mumi yang menarik sekali berusia 55oo tahun bernama Ginger (bukan nama asli nama berasal dari para peneliti ) dan dikabarkan adalah mumi pertama di dunia jadi ceritanya si Ginger ini mati terbunuh dengan luka tusukan dari belakang tidak ada proses mumification layaknya para pendeta suci dan firaun, namun ketika terbunuh Ginger dengan posisi duduk bersujud badannya tertutup pasir dan kemudian awet dengan sendiriya, mumi ini baru ditemukan di tahun 1896 oleh salah seorang tentara British, nah unikya Ginger ini merupakan manifestasi bahwa alam Mesir saja sudah membuat jenajah seperti Ginger bisa awet ribuan tahun luar biasa kan. Tidak ada dukungan cerita tentang motif pembunuhan tersebut dan bagaimana kisahnya, namun yang saya pelajari adalah bahwa Ginger memberikan sebuah fenomena baru dalam ilmu pengetahuan modern.

img_20150607_141015

Ini adalah foto terbaik Ginger yang asli dari kamera saya, Ginger adalah Mumi pertama di dunia loh

Selesai dari departemen Mesir saya melanjutkan langkah menuju ke Departemen Yunani dan Romawi yang kebetulan berbatasan dengan Departemen Mesir, di tempat ini terdapat benda benda antik dari Roma dan Yunani. Salah satunya adalah beberapa patung pahatan dari Parthenon di Athens, dan beberapa pecahan Temple of Artemis at Ephesus. Berikutnya saya menelusuri Departemen Timur Tengah yang banyak menampilkan koleksi benda antik dari Mesopotamia. Pada saat ingin turun saya melewati Departemen of Asia, dan saya menemukan satu lagi patung yang digunakan di film Night at A Museum yaitu patung Garuda. Garuda merupakan bentuk dari dewa Hindu Wisnu sedangkan patung Garuda yang ada di museum ini merupakan patung yang terdapat di India. Hihihi kembali lagi saya menerawang kisah Garuda di film tersebut yang sangat lucu.Terakhir saya menuju ke ruang agak bawah nama lantai nya adalah lantai -1, di sini terdapat artefak khusus Muslim banyak sekali Al Quran dan juga lukisan tokoh Arab, Mughal India,  dan Turki.

dsc00669

Gallery yang ada di British Museum ini dikemas dengan sangat menarik

dsc00672

Beberapa Sculpture di Departemen Roma

dsc00670

Contoh info yang tertera di masing-masing dinding yang penjelasan nya sangat jelas dan detail

dsc00652

Benda benda Prasejarah dari seluruh dunia dan kebudayaan

Selain gallery di British Museum ini ada Souvenir Shop, ada Cinema juga yang memutar film dokumenter tentang masing-masing kebudayaan, dan ada juga Cafe-cafe jika lelah dan ingin bersantai pokoknya fasilitas di museum ini sangat lengkap ditambah setiap bulanya ada esksibisi yang dilaksanakan di di aula utama Museum.

Ada beberapa hal yang perlu anda perhatikan ketika berkunjung ke British Museum ataupun museum yang ada di London :

  1. Jangan pernah menyentuh koleksi museum ya karena menyentuh saja kita akan dikenakan denda dan setiap gallery ada semacam petugas berpakaian polisi yang siap untuk memberikan warning kepada kita jika ada resiko menyentuh barang museum.
  2. Sebelum masuk ke dalam museum barang-barang anda akan diperiksa seperti layaknya kita masuk ke bandara, jika anda membawa makanan dan minuman sebaiknya dititip saja ada tempat penitipan barang gratis di museum ini
  3. Dilarang membawa Tongsis, yup isu yang mengatakan bahwa Tongsis dilarang di museum Eropa itu benar jadi sebaiknya gak usah selfie-selfie ya di museum ini toh tujuan kita kan untuk belajar datang ke museum

Tidak terasa sudah 3 jam berlalu dan saya kaget banget karena saya akan mengunjungi satu lagi museum maka saya urungkan niat saya untuk eksplore lebih jauh. Huh nampaknya saya harus kemari lagi deh karena masih ada beberapa yang belum saya jalani yakin pasti ke sini lagi Amin. Keluar dari museum saya dihadapkan dengan sebuah rumah kecil lucu dan saya segera bergegas ke museum selanjutnya.

img_20150607_143338

Patung Garuda yang juga tampil dalam film Night At A Museum

dsc00675

Kebudayaan Islam ada di lantai bawah Museum ini

Saya segera bergegas menuju museum selanjutnya dan akan saya ceritakan di kisah Ayo ke Museum selanjutnya yang akan membahas museum indah yang pernah saya kunjungi jadi tunggu apalagi ayo kita ke museum dan mari kita mempelajari Sejarah.

dsc00680

Ini hanya selingan rumah mungil berwarna hijau dekat dengan British Museum

Bagaimana sudah tertarik untuk kunjungi Museum Ayo ke Museum!

Ferdi Cullen

4 comments

  1. Wah super, keren banget! Saya bisa orgasme berkali-kali kalau melihat museum yang bagusnya menakjubkan seperti ini. Setuju, memang menyentuh koleksi museum itu harus dilarang, siapa tahu di tangan kita ada garam atau kuman yang bisa mempercepat kerusakan koleksi. Tapi kalau difoto lekat-lekat boleh kan ya, hehe. Satu koleksi di sana sepertinya punya cerita yang sangat panjang. Tapi ada yang berasal dari Indonesia tidak sih, Mas? Saya kok jadi penasaran. Mudah-mudahan bisa datang ke sana, hehe…

    Like

    1. Terima Kasih Mas Gara sudah bekunjung ke blog saya, sangat setuju di museum manapun bahkan di Indonesia sekalipun aktivitas menyentuh sangat tidak diperkenankan karena memang sangat memepercepat kerusakan dari koleksi tersebut. Untuk koleksi yang berasal dari Indonesia kebetulan saya memang secara langsung tidak menemukan koleksi itu, namun setelah saya pulang dari UK sempat diskusi dengan yang sesama traveller yang pernah berkunjung ke musem ini , mereka bilang ada sih dari Indonesia yaitu sculpture patung buddha dari Candi Borobudur di salah satu sub departemen di Departemen Asia, namun sayangnya karena keterbatasan waktu saya tidak menemukan benda tersebut. Museum ini sangat luas dan masing-maisng jalan mirip labirin jadi bikin kita harus benar-benar paham peta nya kemana saja kita berjalan mas kalau tidak bisa nyasar. Nah jika mas Gara datang ke sana jangan lupa ajak ajak ya mas jadi kita bisa cari dan eskplore koleksi dari Indonesia yang terbawa oleh pasukan Inggris ke sana hehehe pasti bakalan seru itu.

      Like

      1. Siap Mas, konon kabarnya koleksi artefak Indonesia yang ada di museum luar negeri adalah beberapa yang terbaik, mengingat dulu bangsa Eropalah yang punya akses paling awal pada peninggalan bangsa kita. Amin, semoga kita bisa segera ke sana ya, hehe.

        Like

      2. Benar mas kabarnya pun seperti di Belanda juga banyak artefak indonesia yang disajikan di museum negara tersebut, agak miris juga ya dimana jaman dahulu kita kurang begitu peduli dengan artefak itu dan mereka yang lebih peduli jadi dapat dikatakan kita kalah start. Amin semoga segera ya kita ke sana ya mas biar kita cari artefak Indonesia hehehe Terima kasih

        Liked by 1 person

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: